Air OXY

Air OXY
Air dengan mineral an-organik rendah, air murni dengan O2 tinggi & air yang telah diaktifkan dengan resonansi sinar alpa

Rabu, 26 Mei 2010

TENTANG AIR MINUM

KENAPA HARUS AIR .................. ?

Air merupakan kebutuhan pokok makhluk hidup. Bila manusia, hewan, dan tumbuhan kekurangan air, maka akan mati. Permasalahan saat ini adalah kualitas air terutama untuk kebutuhan (mandi, mencuci, minum, dan sebagainya) di kota-kota besar di Indonesia masih memprihatinkan.

Kepadatan penduduk, limbah industri, tata ruang yang salah dan tingginya eksploitasi sumber daya air sangat berpengaruh pada kualitas air. Selain itu, banyak orang yang membuang sampah, kotoran maupun limbah ke sungai. Bahkan, ada cara lain membuang limbah berbahaya dengan menanam di kedalaman beberapa meter. Hal inilah yang menyebabkan semakin memburuknya kualitas air.

Pencemaran menyebabkan semakin banyak air di bumi ini kehilangan bentuk heksogennya. Bahan kimia seperti klorin, racun pertanian dan perindustrian, alkohol, gas beracun, bahan radioaktif dan bahan kimia lainnya merupakan penyebab utama. Bila jumlah molekul air heksogen dalam tubuh semakin berkurang, air akan cenderung mengganggu aktivitas kimia dalam sel tubuh kita dan seterusnya mengakibatkan penyakit (tidak terhitung dalam jangka waktu pendek atau panjang).

Jika anda ke dokter oleh suatu kondisi tertentu, pasti pernah mendengar saran agar banyak minum air. Permasalahannya air minum seperti apa yang harusnya diminum? Semua air minum jika dilihat dengan kasat mata kelihatan sama bening. Yang membedakan adalah kandungan didalam air itu sendiri.

Oleh karena itu, kualitas air mempengaruhi kesehatan kita terutama jika digunakan untuk minum, masak, cuci, mandi setiap hari. Dengan kata lain, air itu sebenarnya adalah kehidupan. Tanpa air tidak ada kehidupan.

AIR-BAHAN UTAMA KEHIDUPAN DAN KELAHIRAN

Air adalah satu-satunya bahan yang hadir dalam 3 bentuk berlainan: gas, cair dan padat. Saat ini para ilmuwan menganggap air sebagai bahan utama yang boleh membantu mereka menguraikan misteri alam semesta dan rahasia kehidupan. Dengan demikian dapat kita definisikan air sebagai bahan utama kehidupan dan kelahiran.

Air di dalam tubuh kita merupakan media membuat sel-sel darah, membawa unsur-unsur nutrisi dan sisa buangan, mengatur suhu serta membantu pencernaan, sebab utama tubuh kita memerlukan air ialah untuk mengekalkan kesegaran sel-sel. Benih / embrio yang berusia 7 minggu mengandung 95% air. Bayi berusia 7 minggu memiliki 75-80% air, orang dewasa 65-70% dan orang tua 50%. Kandungan air dalam tubuh merupakan petunjuk keadaan tubuh manusia.

HASIL RISET

Salah satu hasil penelitian yang dilakukan oleh Athena (1996) menunjukkan 41.5 % sampel air di Jakarta mengandung Merkuri (Hg) berlebih, 25.4 % sampel air di Bogor mengandung Kadmium (Cd) berlebih, dan 41.1 % sampel air di Bogor mengandung Timbal (Pb) berlebih. Kandungan logam berat pada air minum Bogor dan Jakarta lebih tinggi dibandingkan Bekasi dan Tangerang.

Indikator yang digunakan untuk mendeteksi pencemaran air adalah cemaran logam berat didalamnya. Disebut logam berat berbahaya karena umumnya memiliki rapat massa tinggi (5 gr/cm3) dan sejumlah konsentrasi kecil dapat bersifat racun dan berbahaya. Di antara semua unsur logam berat, Hg menduduki urutan pertama dalam hal sifat racunnya, kemudian diikuti oleh logam berat antara lain Cd, Ag, Ni, Pb, As, Cr, Sn, dan Zn.
Logam berat merupakan komponen alami tanah. Elemen ini tidak dapat didegradasi maupun dihancurkan. Logam berat dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, air minum, atau udara. Logam berat seperti tembaga, selenium, atau seng dibutuhkan tubuh manusia untuk membantu kinerja metabolisme tubuh. Akan tetapi, dapat berpotensi menjadi racun jika konsentrasi dalam tubuh berlebih. Logam berat menjadi berbahaya disebabkan sistem bioakumulasi, yaitu peningkatan konsentrasi unsur kimia didalam tubuh mahluk hidup.

Adanya Timbal (Pb) dalam peredaran darah dan otak dapat menyebabkan gangguan sintesis hemoglobin darah, gangguan neurologi (susunan syaraf), gangguan pada ginjal, sistem reproduksi, penyakit akut atau kronik sistem syaraf, dan gangguan fungsi paru-paru. Selain itu, dapat menurunkan IQ pada anak kecil jika terdapat 10-20 myugram/dl dalam darah.

Kadmium (Cd) jika berakumulasi dalam jangka waktu yang lama dapat menghambat kerja paru-paru, bahkan mengakibatkan kanker paru-paru, mual, muntah, diare, kram, anemia, dermatitis, pertumbuhan lambat, kerusakan ginjal dan hati, dan gangguan kardiovaskuler. Kadmium dapat pula merusak tulang (osteomalacia, osteoporosis) dan meningkatkan tekanan darah. Gejala umum keracunan Kadmium adalah sakit di dada, nafas sesak (pendek), batuk – batuk, dan lemah.

Merkuri (Hg) dapat berakumulasi dan terbawa ke organ-organ tubuh lainnya, menyebabkan bronchitis, sampai rusaknya paru-paru. Gejala keracunan Merkuri tingkat awal, pasien merasa mulutnya kebal sehingga tidak peka terhadap rasa dan suhu, hidung tidak peka bau, mudah lelah, gangguan psikologi (rasa cemas dan sifat agresif), dan sering sakit kepala. Jika terjadi akumulasi yang tinggi mengakibatkan kerusakan sel-sel saraf di otak kecil, gangguan pada luas pandang, kerusakan sarung selaput saraf dan bagian dari otak kecil. Turunan oleh Merkuri (biasanya etil merkuri) pada proses kehamilan akan nampak setelah bayi lahir yang dapat berupa cerebral palsy maupun gangguan mental. Sedangkan keracunan Merkuri yang akut dapat menyebabkan kerusakan saluran pencernaan, gangguan kardiovaskuler, kegagalan ginjal akut maupun shock.

Arsenik (As) dalam tubuh dapat mengganggu daya pandang mata, hiperpigmentasi (kulit menjadi berwarna gelap), hiperkeratosis (penebalan kulit), pencetus kanker, infeksi kulit (dermatitis). Selain itu, dapat menyebabkan kegagalan fungsi sumsum tulang, menurunnya sel darah, gangguan fungsi hati, kerusakan ginjal, gangguan pernafasan, kerusakan pembuluh darah, varises, gangguan sistem reproduksi, menurunnya daya tahan tubuh, dan gangguan saluran pencernaan.

Chromium (Cr) dalam tubuh dapat berakibat buruk terhadap sistem saluran pernafasan, kulit, pembuluh darah, dan ginjal. Dampak kandungan logam berat memang sangat berbahaya bagi kesehatan. Namun, kita dapat mencegahnya dengan meningkatkan kesadaran untuk ikut serta melestarikan sumber daya hayati serta menjaga kesehatan baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan adalah dengan mendeteksi kondisi air yang kita gunakan sehari-hari, terutama kebutuhan untuk minum. Jika kondisi air Anda sudah terdeteksi, maka akumulasi logam berat dalam tubuh dapat kita cegah.

Deteksi air minum Anda sejak dini…!!!

Tidak ada komentar: